Penyuluhan Literasi Digital: Membangun Etika Bermedia Sosial yang Sehat bagi Mahasiswa
Keywords:
Etika digital, Literasi digital, Mahasiswa, Media Sosial, UU ITEAbstract
Pemanfaatan media sosial di kalangan mahasiswa saat ini sangat tinggi, namun tidak diimbangi dengan pemahaman etika digital yang memadai. Banyaknya kasus perundungan siber, penyebaran hoaks, dan pelanggaran UU ITE menunjukkan urgensi penguatan literasi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun kesadaran kritis dan membekali mahasiswa dengan etika bermedia sosial yang sehat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif aktif melalui penyuluhan interaktif, yang meliputi ceramah komunikatif, diskusi interaktif, serta bedah kasus riil mengenai rekam jejak digital dan aspek hukum siber. Sasaran kegiatan ini adalah 120 mahasiswa di lingkungan universitas. Evaluasi keberhasilan program diukur menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang mencakup empat pilar literasi digital. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang sangat signifikan. Nilai rata-rata akumulatif peserta melonjak sebesar 31,65%, dari nilai awal (pre-test) 55,35% menjadi 87,0% pada evaluasi akhir (post-test). Peningkatan tertinggi terjadi pada pilar keamanan digital (digital safety) dan etika digital (digital ethics). Sebagai keberlanjutan program, dibentuk gerakan Cyber-Ambassador sebagai pelopor kampanye medsos sehat di kampus. Kesimpulannya, penyuluhan ini efektif dalam mereformasi pola pikir mahasiswa menjadi pengguna ruang siber yang bijak, kritis, dan bertanggung jawab.
References
Fadli, M. (2025). Phenomenological Study: Social Media As A Shaping Of Adolescent Identity. Edelweiss: Journal Of Innovation In Educational Research, 3(2).
Fitriyani, F., & Nugroho, A. T. (2022). Literasi Digital Di Era Pembelajaran Abad 21. Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Inovasi, 2(1), 307–314.
Gunawan, F., & Dyatmika, T. (2022). Peningkatan Pemahaman Literasi Digital Pada Remaja Milenial Di Desa Tirto. Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 187–194.
Jusnita, N., & Ali, S. U. (2022a). Penyuluhan Literasi Digital Anti Hoax, Bullying, Dan Ujaran Kebencian Pada Remaja Di Kota Ternate. Absyara: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat, 3(2), 177–186.
Jusnita, N., & Ali, S. U. (2022b). Penyuluhan Literasi Digital Anti Hoax, Bullying, Dan Ujaran Kebencian Pada Remaja Di Kota Ternate. Absyara: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat, 3(2), 177–186.
Karauna, Y., Sunyianto, S., Fadli, M., & Nurainun, S. (2025). Assessing Community Information Literacy Through The Empowering Eight Model: Evidence From Rumah Peradaban Snc Fannaz Indonesia. Priviet Social Sciences Journal, 5(9), 364–378.
Nasrullah, R. (2017). Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya Dan Sosioteknologi (Cet. 3). Simbiosa Rekatama Media, Bandung.
Rahmah, E., Shuhidan, S. M., & Yahaya, W. A. W. (2021). Exploring The Information Literacy Skills Among Minangkabau Community In Agam District, Indonesia. 4th International Conference On Language, Literature, And Education (Iclle-4 2021), 73–81.
Sunyianto, S., Karauna, Y., Fadli, M., Halawa, K., Wau, I., & Zendrato, A. I. (2026). Implementasi KKN Tematik Literasi Terhadap Minat Baca Masyarakat Di TBM Rumah Peradaban SNC Kedai Durian. Jurnal Abdimas Mutiara, 7(1), 75–84.
Witarsa, R., Nurmalina, N., & Mufarizuddin, M. (2021). Penyuluhan Literasi Digital Desa Ridan Permai. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 1104–1111.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yusrin Karauna, Sunyianto, Muhammad Fadli, Maswita, Wika Astri Laoli, Adam Klinsman Garamba (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
